Gigih dan Tawakal, Kunci Andika Pujangkoro Kembangkan Grapadi Group

Grapadinews.co.id – Menjadi seorang pengusaha dibutuhkan kegigihan. Tidak berarti harus memiliki latar belakang serupa, yang terpenting adalah kemauan kuat dan konsisten. Faktor pendidikan adalah pendukung untuk kemudian diimplementasikan pada usaha yang dijalankan.

Kemauan terus maju dan membuka lapangan pekerjaan untuk banyak orang sudah termasuk dalam modal usaha. Lalu bagaimana mengelola sebaik mungkin hingga jadilah suatu bisnis sesuai rencana.

Maraknya bisnis di kalangan anak muda kemudian memunculkan nama-nama pengusaha baru yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari teknologi, kuliner, wisata, konsultan hukum, bisnis dan lain sebagainya. Dengan latar belakang dan perjuangan yang berbeda, mereka hadir menebarkan inspirasi untuk semua kalangan.

Nah, jika Anda tengah berkutat dengan usaha atau hendak membangun, pasti tidak asing dengan adanya konsultan bisnis bukan? Perusahaan tersebut dibangun dengan tujuan untuk memberikan jasa serta pelayanan terkait business plan, manajemen, strategi pemasaran, pendampingan bisnis sampai bagaimana caranya meningkatkan usaha untuk mendapatkan profit berlebih.

Selain jasa konsultasi, peran serta konsultan bisnis juga sebagai wadah pengajaran dan pengelolaan sumber daya manusia. Salah satu perusahaan Business Consultant yang berbasis di Jakarta yakni Grapadi Consultant. Meski sudah didirikan sejak 1993, namun perusahaan tersebut kian berkembang pesat dan melebarkan sayap ke berbagai sektor berkat pemimpinnya, Andika Pujangkoro.

Dengan kemampuan mengelola bisnis dan latar pendidikan mumpuni, ternyata sang CEO tidak lantas instan memperoleh hasilnya. Lalu bagaimana kisah inspiratifnya hingga memimpin perusahaan dengan ratusan karyawan seperti saat ini?

Lahir di Medan 33 tahun silam

Andika pujangkoro

Jauh sebelum mengenal ilmu bisnis dan ekonomi, CEO Grapadi Consultant ini dilahirkan dengan nama Muhammad Dwi Andika pada 17 April 1986. Medan merupakan kota kelahirannya dan di mana ia menghabiskan masa kecil di sana.

Kehidupan orang tua penuh perjuangan

Pria yang menghabiskan masa kecilnya di Sumatera Utara itu dibesarkan oleh seorang taat ibadah yang kini dikenal sebagai pendiri utama Grapadi Consultant, yakni Syekh Muda Dr. Ir. Sugih Arto Pujangkoro. Sementara sang ibu adalah dokter gigi Sumaini.

Berada di lingkungan keluarga berpendidikan, tak lantas kehidupannya berada di posisi atas. Kehidupan orang tuanya berlangsung dengan penuh perjuangan. Sebelum menjadi ahli bisnis seperti saat ini, sang ayah memulai karir sebagai tukang foto. Mengingat saat itu usaha tersebut merupakan yang paling menjanjikan.

Namun demikian, rupiah demi rupiah hasil kerja keras membuahkan hasil hingga membwa sang ayah kembali melanjutkan pendidikan tinggi. Dari sinilah, Dr. Ir. Sugih Arto Pujangkoro menjadi seorang dosen di Universitas Sumatera Utara sekaligus pengusaha. Melalui orang tuanya, Andika banyak belajar tentang dunia bisnis yang kemudian menjadi impiannya di masa mendatang.

Melanjutkan perguruan tinggi di UGM

Memiliki latar belakang keluarga berpendidikan, pun Andika akhirnya memutuskan untuk punya mimpi yang sama dengan sang ayah. Ia kemudian melanjutkan ke perguruan tinggi hingga ke jenjang magister yang ditempuh di Universitas Gajah Mada Yogyakarta jurusan Ekonomi Pembangunan.

Menjadi bagian dari kampus favorit, lantas Andika makin serius terjun ke dunia bisnis. Ia tertantang untuk membuat usaha sebagai cara untuk berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia.

Memulai karir di dunia bisnis

Saat baru menjadi Serjana Ekonomi, Andika Pujangkoro tertarik untuk mendirikan bisnis yang dikelola sendiri. Akan tetapi, usaha tersebut akhirnya gagal dan gulung tikar.

Ia berpikir bila faktor pendidikan saja tidak cukup. Semua teori dan pelajaran di masa kuliah memang mengajarkan agar bagaimana caranya sebuah usaha bisa berhasil dan membuahkan keuntungan. Namun, yang terpenting atas semuanya yakni konsisten, gigih dan mampu mengelola dengan baik. Maka ia pun akhirnya bangkit kembali dan menyerahkan semuanya kepada Sang Pencipta.

Bergabung bersama Grapadi Consultant

Di awal terbentuknya, Grapadi adalah Lembaga Teknik dan Manajemen Industri. Perusahaan yang bergerak di bidang konsultan bisnis ini kemudian berkembang menjadi corporate sejak 2012 dan kemudian bernama PT Grapadi Sejahtera Mandiri pada 2015.

Setiap perkembangan di perusahaan tersebut tidak lepas dari tangan dingin Andika Pujangkoro. Selama kurun waktu 10 tahun sebagai Konsultan Bisnis, ia menanamkan misi mencerdaskan kehidupan bangsa, dan turut membangun negara. Dia juga aktif dalam program sosial seperti pendampingan bisnis UMKM. Maka dengan ia didapuk menjadi CEO pada tahun 2013, Grapadi berkembang pesat.

Membangun bisnis dengan pendekatan sesuai perkembangan zaman, Grapadi Consultant berafiliasi asing, sehingga kini menjadi Grapadi Consultant in Associate with M Shan Hai. Di samping itu, Andika berhasil membuat anak perusahaan yang bergerak di berbagai bidang yakni PT Grapadi International Teknologi (Developer Aplikasi), Media cetak dan online di bawah naungan PT Grapadi Media Sejahtera www.grapadinews.co.id.

Deretan klien perusahaan swasta dan milik negara

Telah berpengalaman lebih dari 10 tahun menangani bisnis, Grapadi Consultant kini menjadi salah satu perusahaan yang diperhitungkan. Dengan memanfaatkan ilmu serta pengalaman, perusahaan yang dipimpin oleh Andika ikut andil dalam 500 proyek dalam dan luar negeri.

Di samping itu, beberapa klien dari perusahaan swasta maupun BUMN mempercayakan pengelolaan proyeknya. Mereka ialah Bank BTN, BNI, Pegadaian Tbk, PLN, Bakrie Land, Sinarmas Group, Perumnas, Krakatau Industrial Estate, Telkom Property, Metropolitan Land Tbk, Sevendream Group, Sekar Group, JEE Group, Salim Group, Indosat Tbk, Bank Mustika, Sintesis Group, dan lain sebagainya.

Sementara itu, ada pula perusahaan yang mempercayakan bidang manajemen, studi kelayakan, riset pasar, business plan, dan semua hal yang mencakup usaha bisnis. Di bawah kepemimpinan Andika, Grapadi Consultant semakin maju beberapa langkah siap bersaing di era globalisasi.

Aktif menulis

Kemampuan menganalisis usaha lantas membuat Andika Pujangkoro menuangkan hasil pemikirannya dalam tulisan. Sebagai orang yang sibuk dengan kegiatan perusahaan, ia menyempatkan diri untuk menulis tentang hal-hal yang berkaitan dengan bisnis.

Menurutnya, melalui tulisan ilmu bisa diturunkan. Beberapa karya non fiksinya yaitu, Guidelines of Business Planning, Supervising and Execution, Studi Kelayakan, Optimalisasi Aset Cara Ampuh Bangkit dari Bangkrut, Langkah Konkrit Optimalisasi Aset, hingga Panduan Merencanakan, Mengawasi dan Mengeksekusi Bisnis.

Di balik keseriusannya dengan bisnis, siapa sangka bila Andika Pujangkoro ternyata juga penggemar fiksi. Novel karyanya yang pernah diterbitkan yakni Siti Yasmin dan Banting Setir. Menariknya lagi, ia adalah seorang blogger dengan catatan-catatan tangan menginspirasi mulai dari agama, opini dan masih banyak lagi lainnya.

Menjadi seseorang yang meginspirasi justru tidak dari posisi atas. Segala sesuatunya bisa diraih mulai dari anak tangga bawah, melalui proses yang panjang akan bisa sampai di titik paling puncak. Apakah Anda pebisnis sukses selanjutnya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Chat
Send via WhatsApp